Profil
IDENTITAS PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA ARAB
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) INSURI merupakan salah satu Program Studi di bawah naungan Fakultas Tarbiyah INSURI Ponorogo yang menyelenggarakan Pendidikan Strata Satu (Sarjana) atau Diploma-IV. Program Studi ini terletak di Jl. Batoro Katong, No. 32 Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia. Berdiri sejak tanggal 27 Februari 1998 dengan Nomor Surat Keputusan E/42/1988 yang ditandangani oleh Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam (Malik Fajar) dan mulai diselenggarakan pada tanggal 27 Oktober 1998. Prodi ini mulai beroperasional pada tanggal 27 Oktober 2008 melalui Surat Keputusan Izin Operasional DJ.I/385/2008. Semenjak tanggal 19 Desember 2014, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) INSURI meraih Akreditasi BAIK (B) dengan nilai kumulatif 313 dengan Nomor SK BAN-PT 468/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2014. Kemudian, tertanggal 2 Februari 2021, PBA INSURI kembali meraih Akreditasi Baik (B) dengan nilai 325 (Download Sertifikat). Sertifikat Akreditasi ini berlaku sejak tanggal 2 Februari 2021 sampai dengan 2 Februari 2026.
Sesuai visi dan misinya, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) INSURI berkonsentrasi melahirkan sarjana yang profesional di bidang Pendidikan Bahasa Arab dan memiliki keunggulan aspek penerjemahan teks Arab-Indonesia maupun Indonesia-Arab. Masa studi dalam perkuliahan di prodi ini sekurang-kurangnya adalah delapan semester atau empat tahun dan maksimal empat belas semester atau tujuh tahun. Mahasiswa yang lulus dari Program Studi PBA akan meraih gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd). Untuk mengakses informasi terkait prodi PBA INSURI dapat mengunjungi laman https://pba.insuriponorogo.ac.id/ atau dapat pula melalui alamat email [email protected] dan Nomor Handphone/WA 085655692234 (Wahyu Hanafi).
SEJARAH PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA ARAB
Sejarah lahirnya program studi pendidikan bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah INSURI Ponorogo tidak lepas dari embrio program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berdiri lebih dahulu. Pada mulanya, kebutuhan akan tenaga pendidik (guru) dalam bidang bahasa Arab sangatlah minim di Ponorogo, terlebih tidak ada institusi yang menyelenggarakan program strata satu pendidikan bahasa Arab. Banyaknya alumni pesantren di wilayah Ponorogo di tahun 1998-1999 hanya sebatas mampu memahami bahasa Arab secara interdisipliner, maksudnya adalah alumni pesantren di wilayah Ponorogo yang terjun di lembaga pendidikan formal maupun non formal sangat mumpuni dalam bidang fiqih, kalam, tauhid, dan bahasa Arab, akan tetapi aktualisasi proses pembelajaran yang dilakukan masih bersifat konservatif dan tidak ada inovasi pembelajaran. Kalau bercermin dalam dunia pendidikan, proses belajar adalah proses interaksi antara guru dan murid guna memahami materi tertentu. Proses belajar memerlukan metodologi yang relevan agar misi pembelajaran dapat tercapai.
Bahasa Arab sebagai materi pokok di lingkup pendidikan formal Madrasah ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah merupakan mata pelajaran yang wajib ditempuh oleh siswa pada setiap jenjangnya. Bahasa Arab sebagai bahasa al-Qur’an, Hadis, dan kitab-kitab agama harus dimengerti oleh setiap murid. Sebagai alat untuk memahami hal tersebut, bahasa Arab mempunyai signifikasi yang cukup tinggi. Sudah selayaknya memiliki tenaga pengajar bahasa Arab yang terampil jika ingin menjadikan murid terampil berbahasa Arab secara verbal maupun non verbal.
Singkronisasi ilmu pendidikan dan bahasa Arab akan membuahkan metodologi pembelajaran bahasa Arab yang bervariasi. Calon tenaga pengajar bahasa Arab akan dididik, dilatih agar memiliki kecakapan dan kopetensi individu, sosial, dan pedagogik. Dengan demikian, hadirnya program studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) INSURI diharapkan mampu menjembatani kebutuhan masyarakat kabupaten Ponorogo khususnya di bidang Pendidikan Bahasa Arab.
INSTITUTE VALUE/ KEARIFAN LOKAL
Nilai khusus yang dimiliki institut adalah mahasiswa menguasai pemahaman yang baik tentang epistemologi Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja). Sebagai institusi yang berafiliasi pada organisasi Nahdlatul Ulama, mahasiswa INSURI diupayakan untuk memahami landasan teologi, akidah, dan syariat yang berdasarkan asas Ahlussunnah wal Jama'ah. Praktik yang dilaksanakan adalah dengan mengintegrasikan matakuliah Aswaja ke dalam proses perkuliahan. Selain itu, mahasiswa juga dilibatkan ke dalam kegiatan-kegiatan desiminasi, pengkaderan, dan Pelatihan Kepimimpinan Dasar NU secara rutin. Mahasiswa juga turut dilibatkan ke dalam organisasi-organisasi di bawah Badan Otonomi (BANOM) Nahdlatul Ulama seperti Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Gerakan Pemuda Ansor (GP. ANSOR), Banser, Lakspesdam NU, dan Lesbumi. Ciri khusus yang dimiliki institut adalah menyelenggarakan perkuliahan di sore hari pukul 13.30-18.00 WIB sehingga mahasiswa yang belajar di INSURI dapat menyelenggarakan kegiatan lain di pagi hari.
REKOGNISI PEMBELAJARAN LAMPAU
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Program Sarjana Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo telah memperoleh izin penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tipe A yang berlaku mulai Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Izin tersebut diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi melalui Sistem e-Rekomendasi RPL Akademik (Sierra) dengan Nomor Penyelenggara: 212011882042026130711. Melalui penyelenggaraan RPL, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab INSURI memberikan kesempatan kepada masyarakat yang memiliki pengalaman kerja, pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pembelajaran mandiri untuk memperoleh pengakuan capaian pembelajaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kehadiran layanan RPL merupakan bagian dari komitmen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab INSURI dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas, mendukung pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning), serta menghasilkan lulusan yang unggul dan profesional di bidang pendidikan bahasa Arab.
ORGANISASI DAN KEGIATAN MAHASISWA
Secara internal, Mahasiswa PBA INSURI memiliki organisasi HMPS PBA atau Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Pengurus organisasi ini adalah mahasiswa yang duduk di semester tiga dan empat. Organisasi HMPS PBA merupakan organisasi di bawah naungan Dewan Mahasiswa fakultas Tarbiyah atau DEMA-Tarbiyah. Dalam strukturnya, Pengurus harian HMPS PBA INSURI terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara. Sedangkan struktur pengurus bidang meliputi Bagian Bahasa, Bagian Pendidikan dan Pengajaran, Bagian Dokumentasi dan Seni. Organisasi HMPS PBA menyelenggarakan beberapa kegiatan yang sifatnya rutin mingguan, bulanan, tahunan dan beberapa kegiatan yang sifatnya insindental sesuai dengan program kerja yang disusun awal tahun akademik. Berikut beberapa kegiatan HMPS PBA INSURI yang telah berjalan secara berkala:
Mingguan
Usbu’ Araby, Muhadharah,Taqdiim al-Qishash, Kaligrafi, Taqdiim Al-Syi’ir wa Al-Natsr
Bulanan
Diskusi Bahasa, Ngaji Sastra Arab, Maqrab ‘Araby, Khatmu Al-Qur’an
Tahunan
Rihlah Tarbawiyyah, Festival Bahasa Arab (Maharoh), Mukhayyam `Araby, Seminar Bahasa, Bedah Buku, Muktamar ITHLA
KETUA PRODI DARI MASA KE MASA
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab atau dengan akronim Kaprodi PBA mulai dijabat pada tahun 2009. Hal ini dikarenakan semasa awal pendirian Program Studi PBA di tahun 1998 sampai dengan tahun 2009 masih digabung dengan Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI). Kemudian, di awal tahun akademik 2009, Program Studi PBA INSURI memiliki kelas sendiri karena pertumbuhan kuantitas mahasiswa semakin banyak. Berikut adalah Ketua Prodi PBA dari masa ke masa :
1. Murdianto, M.Si (2009-2010)
2. M. Syifa'ul Fuad, M.Pd.I (2010-2011)
3. Faiq 'Ainurrafiq, M.A (2011-2015)
4. Moh Masduki, M.S.I (2015-2016)
5. Wahyu Hanafi Putra M.Pd.I (2016-2022)
6. Nanik Setyowati, M.Pd.I (2022-2025)
7. Dr. Wahyu Hanafi Putra, M.Pd.I (2025-2029)